Setelah browsing-browsing dimana-mana, aku dapat sebuah PDF yang downloadable tentang gimana orang-orang berusia 16 sampai 30 tahun memandang dunia. Learning ini berguna banget buat kita sewaktu membuat campaign. Apalagi mereka adalah orang-orang yang banyak banget dan target market banyak produk masa kini yaaa... Silakan loh :
Tadi dapat link mengenai video terbaru J.Lo featuring Pittbull yang berjudul On The Floor. View-nya sudah mencapai 166 juta (data terakhir tanggal 16 Mei 2011). Di video klip ini ada 2 brand yang muncul yaitu BMW dan Swarovski. Yang menjadi pertanyaan, apakah efek dari video klip ini turut meningkatkan penjualan mobil BMW dan aksesoris Swarosvki? Keren lho ngiklannya.
Ini nih video yang sudah mencapai 166 juta views...
Sudah lihat videonya? Kira-kira apakah video klip ini cukup efektif dalam mempromosikan 2 brand tersebut?
Sering dengar kata Social Media Expert? Saya sering tapi saya bingung. Buat apa dan siapa sih Social Media Expert? Di Indonesia ini, menurutku masih belum ada Social Media Expert. Kita semua masih belajar dan mencari bentuk yang tepat untuk dunia social media. Tapi ini menurutku ya, bukan menurut orang lain atau mungkin tidak menurutku anda.
Menurut link di Sysomos, ada 10 kunci dalam memperkerjakan Social Media Expert. Marilah saya bahas dan saya komentari :
1. Look for someone who doesn’t think Facebook, Twitter, YouTube, et al are the coolest things ever. You don’t need a social media enthusiast, you need someone who understand how social media can be leveraged to achieve your company’s strategic and tactical goals. It means hiring someone with solid business knowledge, who also happens to know social media.
Ini benar sekali, kalau terlalu mengagung-agungkan sebuah produk dari social media malah jadi sempit pandangannya dan tidak bisa menerima hal-hal baru. Lebih penting untuk menjadi orang yang suka cari tahu, cari tahu tentang produk terbaru yang ada di social media dan bagaimana mengoptimalkannya untuk strategi.
2. Find someone who can help create a strategic plan that reflects your company, industry and target audiences – as opposed to getting a cookie-cutter plan. These people are worth the money because they align your business needs with your social media efforts. No offense but good tactical help is much easier to find and staff.
Ini tuh bener banget. Harus bisa berpikir strategis karena apa yang terjadi di belakang layar sebuah digital agency tidak seperti kelihatannya. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Bakal kaget deh.
3. Focus on someone who talks the talk and walks the walk. While you can learn a lot about someone by what they do on Twitter, Facebook, YouTube and blogs, it is also important see how active and successful they are socially. How many followers do they have on Twitter? How many “Likes” do they have on Facebook? How many blog posts do they write and how many RSS subscribers do they have?
Poin ini mengingatkanku pada @qronoz yang sangat pintar mengambil celah dalam hal mencari followers baru. Kontennya menarik dan informatif serta sangat kini sehingga menarik orang untuk memfollow.
4. Part II of walking the walk is working with people who have a track record with clients. There are lots of social media experts/consultants who are great communicators but it is also important to work with people who have hands-on experience helping companies create strategic and tactical plans.
Untuk poin ini, agak sulit nampaknya di Indonesia karena memang kita juga baru masuk ke dunia social media sehingga semua kita rata-rata memiliki kemampuan yang sama.
5. Make sure a social media expert/consultant has examples of how their efforts have helped clients be successful. Get details on how their worked helped a client reach specific goals.
Bincang-bincang dengan lebih dalam, jangan sekadar kagum dengan porfolio. Perjelas pandangan orang ini mengenai social media. Portfolio memang menentukan tapi kalau semuanya dinilai dari sana, bahaya juga ya.
6. Look for someone willing to stick around after the strategic and tactical plan is completed – be it to inprovide hands-on training or education, tweaking your tactical execution, or, if required, recalibrating what you’re doing. Avoid anyone who takes an in and out approach.
Jangan yang labil-labil yang dipilih ya.
7. Ask for references. Anyone who is any good will be happy to provide them to demonstrate their expertise.
(ngga perlu komentar sepertinya)
8. Shop around. Be willing to get proposals from several suppliers to compare their approaches, goals and prices. Ask other companies for their suggestions and recommendations.
Ini juga ada hubungannya sama kenal lebih dalam sama yang akan dihire. Dari pada kagum sama portfolio satu saja, lebih baik bandingkan selalu.
9. Be an educated consumer by reading about what social media experts/consultants do and the value provide. There’s no lack of information out there.
HOOH banget, kalau kamu di client side, lebih enak juga buat digital agencynya karena tidak perlu menjelaskan dengan perlahan-lahan sehingga kemajuannya pun bisa cepat.
10. Establish benchmarks for success, and get these benchmarks in writing. Make sure that what you’re buying is well-articulated, including the time involved and deliverables.
Ini akan bantu kamu tetap pada tujuan dan tidak kebingungan di tengah jalan :)
Menjadi trending topic di Twitter merupakan suatu hal yang luar biasa. Bayangkan ketika jutaan pengguna Twitter membicarakan satu topic secara bersamaan.
Beberapa minggu kemarin di trending topic Twitter untuk worldwide (seluruh dunia) terdapat nama "Rebecca Black". Tidak main-main, nama Rebecca Black bertengger lebih dari seminggu. Siapakah Rebecca Black?
Rebecca Black adalah seorang penyanyi berusia 13 tahun yang awalnya tidak begitu dikenal, namun ketika lagu tersebut diunggah ke Youtube, malah menjadi sorotan banyak orang. Namun sorotan yang diterima bersifat negatif. Banyak orang yang mencela bahwa lagu yang ia nyanyikan adalah lagu yang sangat buruk.
Belum lagi liriknya yang dianggap sangat dangkal mengundang celaan dari seluruh dunia. Puncaknya, Rebecca Black jadi trending topic di Twitter. Semua orang membicarakan betapa buruknya lagu yang dinyanyikan oleh Rebecca.
Seven a.m., waking up in the morning Gotta be fresh, gotta go downstairs Gotta have my bowl, gotta have cereal Seein' everything, the time is goin' Tickin' on and on, everybody's rushin' Gotta get down to the bus stop Gotta catch my bus, I see my friends (My friends)
[I] Kickin' in the front seat Sittin' in the back seat Gotta make my mind up Which seat can I take?
[Chorus] It's Friday, Friday Gotta get down on Friday Everybody's lookin' forward to the weekend, weekend Friday, Friday Gettin' down on Friday Everybody's lookin' forward to the weekend
[II] Partyin', partyin' (Yeah) Partyin', partyin' (Yeah) Fun, fun, fun, fun Lookin' forward to the weekend
7:45, we're drivin' on the highway Cruisin' so fast, I want time to fly Fun, fun, think about fun You know what it is I got this, you got this My friend is by my right, ay I got this, you got this Now you know it
[I]
[Chorus]
[II]
Yesterday was Thursday, Thursday Today i-is Friday, Friday (Partyin') We-we-we so excited We so excited We gonna have a ball today
Tomorrow is Saturday And Sunday comes after ... wards I don't want this weekend to end
R-B, Rebecca Black So chillin' in the front seat (In the front seat) In the back seat (In the back seat) I'm drivin', cruisin' (Yeah, yeah) Fast lanes, switchin' lanes Wit' a car up on my side (Woo!) (C'mon) Passin' by is a school bus in front of me Makes tick tock, tick tock, wanna scream Check my time, it's Friday, it's a weekend We gonna have fun, c'mon, c'mon, y'all
[Chorus]
[II]
[Chorus]
[II]
Bagaimana menurutmu mengenai liriknya? Apakah seburuk yang dibicarakan banyak orang? Btw video klipnya telah diakses lebih dari 100 juta viewers. Luar biasa...
Ini termasuk viral video gak sih? Yang pasti banyak gosip miring kalau video ini merupakan viral campaign sebuah film yang dibintangi oleh Rebecca Black. (maaf lupa linknya gak disimpan)
Berikut adalah beberapa video parodi lagu Friday...
Jadi inget waktu Ashton Kutcher punya 1 juta follower di twitternya. Heboh banget waktu itu.. :D Dan terulang hebohnya waktu Sherina Munaf juga mencapai 1 juta follower, angka tertinggi untuk account twitter di Indonesia.
Well, selalu ada momen-momen dimana definisi dan metode dalam "influence" mengalami penyempitan, atau sebaliknya, bikin kaget..
Dan People Browser mendokumentasikannya dalam rangkaian kartun seru ini.
Dulu, Astaga.com dan Kafegaul.com sungguh merajai pangsa pasar internet untuk anak muda. Saat itu kayaknya fasilitas GMail di Google bahkan belum populer di Indonesia.
Kaget juga baca tulisan di blog planet orange, bahwa astaga.com dan kafegaul.com sudah tutup.. Ini daku cuplik untuk lebih lengkapnya :
Astaga.com dan Kafegaul.com dua situs yang masih saudara sekandung ini akhirnya harus mengalami nasib tragis, yaitu hilang secara misterius tanpa meninggalkan pesan apapun. Mungkin banyak teman – teman yang bertanya, apa yang sedang terjadi terhadap kedua situs tersebut. Sebenarnya saya selaku admin kedua situs tersebut agak malas untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi, soalnya takut terjadi kesalahfahaman dengan pihak management. Tapi akan saya kesampingkan masalah itu, saya akan menjelaskan kenapa kedua situs ini raib dari hingar bingarnya jagad maya ini. *lebay*
Carlsberg Sweden is on a mission to unbottle the courage that brews in all of us. Not just any courage but the kind you need in social situations. The people of Sweden are generally cautious and reserved so we created a competition and social app for iPhone and Android to change all that. Our goal? To find and reward Sweden’s most courageous. The app contains over 500 missions. Each represents a social challenge. Many missions require you to use smart phone features and social media to succeed. The competition starts April 5 and will run until April 17, 2011. Afterwards, you will be able to continue to use the app and challenge your friends in a fun social game.
04. Nursery & Garden Industry Association: Plant/Life Balance
Beberapa hari ini aku mendapatkan ada beberapa kampanye di twitter yang sepertinya agak salah sasaran. Malah ada 2 kampanye dan keduanya agak janggal. Bahkan, kampanyenya akan lebih cakep kalau tukeran.
Salah sasaran dimananya sih?Salah sasaran dalam menyebarkan informasi melalui twitter user.
Pada kampanye pertama dapat dilihat bahwa pembawa pesan adalah anak muda tapi yang dibahas malah produk ibu rumah tangga. Menurutku sih, pesan jadi tidak tersampaikan dengan baik dan brand tersebut hanya akan disukai pada saat kampanye, tidak mendapat tempat di kehidupan sehari-hari mereka. Lah, mereka memang bukan pengguna produk tersebut. Kalau aku sih melihatnya, pembawa pesan hanya dilihat dari sisi jumlah followers dan profilnya tidak diperbanyak. Inilah kelemahan dari "angka".
Pada kampanye kedua, pembawa pesan adalah orang-orang yang cukup senior dan serius namun mempromosikan produk yang seru. Bisa jadi dipilihnya mereka karena memang orang yang punya uang biasanya adalah orang yang seumuran dengan mereka. Kalau yang dipakai anak muda, takutnya malah ngga ada yang mau beli produk itu karena mahal sekali. Padahal anak muda bisa saja merayu orang tua mereka untuk membelikan produk tersebut. Produknya bisa dipakai oleh keluarga soalnya. Belum lagi tweet-tweet yang mereka sampaikan tidak terlalu banyak sehingga sedikit sayang tidak banyak informasi yang tersampaikan. Bahkan serunya produk tersebut tidak tersampaikan dengan jelas, karena tidak ada foto yang menampakkan keseruan tersebut. Kalau pun ada, fotonya sangat sedikit dan jarang, sampai aku ngga keliatan.
A: saya mau influencernya si X, si Y, si Z ya. Tolong kasihin produk-non-apple ini-ini-itu ke mereka ya.
B: tapi mereka itu udah terkenal apple addict.. Lebih pilih iphone daripada BB, laptopnya macbook pro, kemarin habis beli ipad juga. Bahkan sering banget foto-foto bareng macbooknya tiap diwawancara..
A: masalahnya di mana? POKOKNYA saya mau X Y Z, kan mereka terkenal, followernya puluhan-ratusan ribu.
.......
---
Cerita tetangga kantor sih..
Mungkin kalo di iklan TVC, itu seperti Agnes yg ngiklanin Vario (gak mungkin Agnes naik motor ya?) atau yang Agnes ngiklanin produk pensil 2B kelas 2 itu (sampe lupa nama mereknya). Atau Krisdayanti yg dulu di iklan RiceCooker merek Kirin (?)